Twitter | Search | |
Arirasid
11,644
Tweets
108
Following
260
Followers
Tweets
Arirasid Feb 22
Replying to @anggiesbl @tey_saja
Cover insurance mungkin... Biasa kalau orang luar gitu kali ya
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 20
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 20
Replying to @rfccyj
Emak2 jaman now ๐Ÿ˜จ๐Ÿ˜จ๐Ÿ˜จ
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 14
Replying to @ngADI_min
Gue tadinya mau nulis menye2.. tapi takut disambit.
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 14
Replying to @rhibian
Yang paling menarik sebenrenya ya konflik "12 tahun" hubungan itu sendiri yang harus dibagaimanakan. Masih pantes atau nggak buat dipertahanin, kadang kan kita punya rencana tuh,tapi kalau takdir gak nge-iya-in ya mau gimana ? Nah tuh mesti dipikir.
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 14
Replying to @rhibian
atau scene pas Adit bilang ke Tita kalau belum bisa ngelamar, alesannya sangat-sangat masuk akal alias bisa dinalar. Selain itu, latar tempat di Paris udah jadi poin plus tersendiri kenapa film ini worth ditonton haha.
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 14
Replying to @rhibian
alur ceritanya bener-bener mengalir, ya walau beberapa konflik bisa ditebak dgn mudah, misal pas salah paham orang ke 3. Disini ada banyak hal yang bikin gue mikir, kayak nasehat Ibu ke Tita, misalnya jangan pernah ambil keputusan saat hati sedang panas
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 14
Replying to @rhibian
Film ke 2 jujur gue sangat suka dengan yang satu ini. Filmnya asik & menarik buat ditonton. Terutama karakter Tita & Adit yg keras kepala, sama-sama suka nyolot & nyerocos kalau lagi berantem sukses bikin gue senyam-senyum.
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 14
Replying to @rhibian
Tonton jangan ? Up to you, can't say yes or no ๐Ÿคจ. Tapi ibarat kata, selama nonton film ini gue cuma kaya disuruh liat dan denger, gue kaya hilang arah & cuma bisa bilang "Ini yakin ?" "Huh" ?.
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 14
Replying to @rhibian
Scene ter-memorable ? Apa ya, nggak tahu, nggak bisa jawab, datar, hampir sama semua. Coba tanya Melbourne Rewind, gue masih inget sama kamar Max yg penuh lampu iluminasi atau pas Max bilang "jangan pernah hancurin mimpi orang lain hanya karena kamu gak punya mimpi)
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 14
Replying to @rhibian
Tapi memang dari segi cerita udah beda kelas, satu genre remaja satunya lagi dewasa, jadi wajar kalau konflik di film cukup sederhana & cenderung picisan. Emang mungkin guenya harus pensiun ngebaca novel teenlit / nonton genre gituan.
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 14
Replying to @rhibian
Kalau bisa dicompare sesama genre gue lebih seneng nonton film tipikal Melbourne Rewind. Percakapan Laura & Max tentang masa depan jelas lebih worth buat di liat ketimbang seluruh gombalan Dilan ke Milea.
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 14
Tadi abis nonton. Pertama Dilan dulu, jujur sedikit membosankan. Entah kenapa gue baru sadar ceritanya tuh biasa banget (anehnya gue udah tamat novelnya), dalam artian abis nonton ya udah lewat gitu aja. Gak ada sesuatu yang bisa dibawa pulang buat dipikir ulang.
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 12
Replying to @fadlizon
Dari pada nyinyirin orang karena prestasinya, mending koreksi diri aja, apa sampeyan sudah pantes jadi wakil DPR RI ?. Gimana aspirasi rakyat, apa sudah tersuarakan ?.
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 7
Replying to @ngADI_min
Pasti viral ๐Ÿ˜‚
Reply Retweet Like
Arirasid retweeted
Susi Pudjiastuti Feb 7
Replying to @fadlizon @Gerindra
Ukuran keberhasilan yg telah anda lakukan apa Pak Fadli yth??? Mohon pencerahan
Reply Retweet Like
Arirasid Feb 7
Wakil rakyat yang dinyinyiri rakyat. Tak usah digubris Bu Susi. ๐Ÿ˜‚
Reply Retweet Like
Arirasid 26 Nov 16
Reply Retweet Like
Arirasid retweeted
Fauzan MF 25 Nov 16
That's why kepercayaan itu harus dijaga dan dipertanggung jawabkan. Karena kepercayaan terkait tidak hanya satu pihak.
Reply Retweet Like
Arirasid retweeted
Harvard University 29 Oct 16
Are you following us on Instagram? Don't miss out on the beautiful photos from our community
Reply Retweet Like