Twitter | Search | |
This is the legacy version of twitter.com. We will be shutting it down on 15 December 2020. Please switch to a supported browser or device. You can see a list of supported browsers in our Help Center.
Jarar F. Siahaan
wartawan sejak 1994; bukan jongos politikus; “belum sukses menjadi ateis”; bukan kawanmu, bukan lawanmu; pernah menikah •
19
Tweets
28
Following
8,630
Followers
Tweets
Jarar F. Siahaan 9 Nov 19
Replying to @DITAbook_
Mula-mula karena malas. Lama-lama terbiasa
Reply Retweet Like
Jarar F. Siahaan 9 Nov 19
Syukurlah, sekarang aku sudah lupa, sama sekali taktahu lagi, siapa calon presiden nomor urut 01 dan siapa 02 dalam pemilu yang lalu *serius, bukan gurauan, bukan sindiran
Reply Retweet Like
Jarar F. Siahaan 3 Nov 19
Sampai sekarang pada usia hampir 17 tahun putraku tidak pernah mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku, dan adiknya pun begitu. Aku juga tidak mengucapkan selamat ulang tahun kepada mereka berdua, apalagi kepada orang lain.
Reply Retweet Like
Jarar F. Siahaan 2 Nov 19
“Nyanyian untuk Anak-Anak” Karya orang Indonesia. Pertama kali kudengar di rumah kakekku semasa aku masih kanak-kanak, dan sampai sekarang aku tidak jemu mendengarnya
Reply Retweet Like
Jarar F. Siahaan 13 Oct 19
Replying to @paramuda
Pintar-pintarnya Mbak Tutut
Reply Retweet Like
Jarar F. Siahaan 13 Oct 19
Replying to @AntaAlZuhdi
Terima kasih, dan semoga pula Alam Semesta mengabulkannya
Reply Retweet Like
Jarar F. Siahaan 13 Oct 19
Dahulu kala, ketika masih “agak tampan” dan “cukup lugu”: tahun 1995 atau 1996 dalam meliput Kirab Remaja Nasional di Kabupaten Tapanuli Utara
Reply Retweet Like
Jarar F. Siahaan 24 Aug 19
Orang yang sungguh-sungguh saling cinta tidak perlu mengatakan “maaf” atau “terima kasih.”
Reply Retweet Like
Jarar F. Siahaan 2 Aug 19
Replying to @13hastalavista
Itu twit humor
Reply Retweet Like
Jarar F. Siahaan 2 Aug 19
Jangan jauhi setan, jangan musuhi iblis. Kalau nanti kau masuk neraka, biar ada yang membantumu menunjukkan jalan keluar.
Reply Retweet Like
Jarar F. Siahaan 6 May 19
Jangan lekas-lekas menilai, apalagi menyimpulkan, suatu hal yang tidak kaupahami
Reply Retweet Like