Twitter | Search | |
• W •
Oh I’m sorry... was my tweet too much for you? ™
34,873
Tweets
669
Following
1,382
Followers
Tweets
• W • 12h
Replying to @sheknowshoney
Wanita muda yang cantik sudah banyak tetapi wanita muda yang cantik dan berminat mendalami matematika sekaligus ingin menjadi balerina, sangat jarang... 😁🙏🏻 Keren! 💜 Semoga semua keinginan putrinya bisa tercapai 💜
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Uly Siregar 18h
My 12-yo, 8th grade, she just hit a perfect score in Math for statewide test. She's been consistent with her goal to be a Mathematician who dances (she's a ballerina). "Sorry, Mommy. I don't wanna be a journalist. It takes too much of my energy to write. Math is easier." *cry*
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Uly Siregar 22h
Dikontak orang Indonesia yang anaknya baru masuk Cornell, dan bareng istrinya lagi nganterin putrinya masuk dorm terus pengen ketemu aku. Duh, beruntungnya hidupmu, Nak. Sekolah Ivy League, dianterin mama-papa. Semoga sukses dalam studi dan nanti memberi kontribusi buat sesama.
Reply Retweet Like
• W • 12h
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Maureen Hitipeuw Aug 17
Untuk ibu tunggal di luar sana yang belum tau, adalah support group khusus single moms yg sudah berjalan hampir 5thn. Feel free to join us & let’s support one another
Reply Retweet Like
• W • retweeted
🍀Kaar Aug 16
"Janji di atas matrai aja bisa cerai. Apalagi kalo yang cuma janji di atas seprai." Jadi yang udah goblok karna cinta, tolong kegoblokannya gausah ditambah. Ok?
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Danny Aisyah O. 16h
Replying to @edwardsuhadi
Thanks for sharing, Ko 💙 'Don't compare your life to others.  There's no comparison between the sun and the moon.  They shine when it's their time." 🙂
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Brahmantyo A. Jihad Aug 18
Replying to @edwardsuhadi
"Rizki yang baik (harta, tahta, anak) untuk kita ada waktunya." Kita hanya bisa berusaha dan berdoa, menyerahkan ke yang Kuasa (Tawakal). . Semangat utk mas dan Istri, saya hanya ingin mendoakan semoga diberikan keturunan pada waktu yang tepat bagi Yang Kuasa.🙏 . Amiin.
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Brahmantyo A. Jihad Aug 18
Replying to @edwardsuhadi
Tanpa maksud merendahkan teman teman berkebutuhan khusus... Hanya yg guru saya yg asalnya sangat ingin.. Jadi tidak ingin.. Sejak saat itu, saya dpt pnglaman dan pelajaran..
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Brahmantyo A. Jihad Aug 18
Replying to @edwardsuhadi
Saya pernah punya guru mengaji (guru agama) saat kecil dulu. Dia begitu memohon dan seperti memelas ketika berdoa ingin dikaruniai anak. Hingga suatu hari... Istrinya hamil.. Namun.. Saat lahir dan tumbuh, anaknya mempunyai kebutuhan khusus sisi pemikiran dan emosional.
Reply Retweet Like
• W • retweeted
yona Aug 18
Replying to @edwardsuhadi
Krn kita terbiasa dengan "kalo dia bisa kenapa saya ngga?" While comparison is the thief of joy
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Edward Suhadi Aug 18
“Bahagia orang lain, sama sekali tidak harus diikuti pertanyaan2 mengenai bahagia saya.“ Kemarin, ketika saya dan istri diajak main sama seorang anak yang lucu sekali.
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Pay Aug 17
Setelah menjadi Ayah, saya tersadar, saya tumbuh dg mendengar mimpi-mimpi Ibu yang harus Ibu kubur karena tanggung jawabnya sebagai istri dan ibu. Sedangkan saya sama sekali tak pernah tahu apa mimpi-mimpi Bapak. Sedalam itu dia menguburnya.
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Mufti Ismail Menk Aug 17
Some think money is everything. It’s not. Your connection with the One who made you is more important than all the wealth in the world. Your wealth, status & power should never make you feel arrogant. Remember, like a bolt from the blue, the Almighty can reclaim everything!
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Ligwina Hananto 13h
Replying to @Djaka9394
Kasihan kan kl krn ada yg mabuk, tukang berantem, terus semua dicap sama. Iya itu namanya rasis. Pdhl kamu ketemu yg seperti itu. Iya ini yg aku maksud. Org2 dg hati halus, budaya dibangun di atas harga diri. "Siap 'mati' utk kawan".
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Angga Devangga 13h
Replying to @mrshananto
Gue prnah nolongin anak Papua di Jogja yg khabisan bensin 7 thun lalu. Smpe skrang klo dia abis blik Papua selalu hbungin buat ngajak pesta sgala macam mkanan sana. Bensin jga hrganya g sberapa, balesnya loh bertahun-tahun. Mreka tuh kebaikan kecil bner-bner dihargai banget.
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Pacciku' 16h
3 bulan aku di pedalaman papua tepatnya di Dogiyai, seblum kesana sdh bnyak cerita kalau mereka itu barbar, tapi sampai disana tiap lewat disapa "Koyao".mereka itu paling solid men, nggak mau ngeliatin teman susah, paling pandai menghibur. kaliannya aja yg bermasalah.
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Ligwina Hananto 16h
Replying to @mrshananto
I stand with Papua. Dukung kualitas hidup lebih baik. Org Papua harus maju. Ini bersama Kak Simon, Kak Emi dan Kak Iriana. Dan masih banyak lagi. Semoga anak2 mahasiswa Papua dalam keadaan sehat selamat. Tidak jd korban kekerasan. * 1 mg kerudung gw itu2 aja 🤣 penting abis *
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Ligwina Hananto 16h
Replying to @mrshananto
Stop di kamu. Ingetin org sekitarmu. Rasis itu bibit permusuhan yg kejam. Kita jadiin materi stand up comedy aja yah. Ketawain kebodohan dan eratkan persaudaraan. Kl gak nurut. Ancamannya berat. Kalian akan gw Sundanisasi sempurna tanpa kalian sadari 🤪🤪🤪 🇮🇩 Benderaku.
Reply Retweet Like
• W • retweeted
Ligwina Hananto 16h
Replying to @mrshananto
Rasisme itu ada di mana2. Membabibuta kala kau jadi mayoritas. Di Papua pun ini jd isu serius. Siapa yg berhak menyebut diri org Papua? Teman gw yg blasteran Makassar-Biak, memperjuangkan "kepapuaan" anak2nya. Istrinya dia org Toraja. Teman gw yg Arab ngotot dia Fakfak Papua.
Reply Retweet Like