Twitter | Search | |
Burhanuddin Muhtadi
Yg saya khawatirkan adalah hate speech thd kaum minoritas dibiarkan, sedangkan kritik thd otoritas kekuasaan dimasukkan sbg ujaran kebencian
Reply Retweet Like More
#SUARA HATI# 2 Nov 15
Replying to @BurhanMuhtadi
«----- mungkin kita harus bicara dalam hati sj padahal kebijakan banyak yg sesuka hati: D
Reply Retweet Like
GLOCK™ 2 Nov 15
Replying to @BurhanMuhtadi
..kritik terhadap penguasa hrs bang burhan,tetapi mana yg rasional mana yg hanya kebencian terlihat..
Reply Retweet Like
YASSER #45 2 Nov 15
akun trio macan ga jelas hukumannya
Reply Retweet Like
YASSER #45 2 Nov 15
Replying to @BurhanMuhtadi
bisa terjadi itu,
Reply Retweet Like
YASSER #45 2 Nov 15
Replying to @BurhanMuhtadi
mas burhan mungkin kenal akun yapongan, apa benar dia dosen di ITB
Reply Retweet Like
Rampak Maheza Djenar 2 Nov 15
Replying to @BurhanMuhtadi
Kalau Politisi yg tdk penuhi janji kampanye nya yg di sampaikan lewat Orasi termasuk "Hate Speech" bkn Om? Serius tanya ~>
Reply Retweet Like
Ashyev Y.R. 2 Nov 15
Replying to @BurhanMuhtadi
Mulai besok kalo ada polisi bawa laptop terus masuk counter beli kuota data,itu berarti mau berangkat patroli di Medsos ..
Reply Retweet Like
Arie Fathur 2 Nov 15
Replying to @BurhanMuhtadi
: bisa juga hate speech minoritas terhadap mayoritas dilakukan pembiaran... :)
Reply Retweet Like
alkadzim 2 Nov 15
_SETUJU,,,harusnya bersukur krna diperhatikn mski dgn'HS'tuk koreksi,pondasi Diri..
Reply Retweet Like
heru purnomo 2 Nov 15
tuk hubungan horisontal/antar sesama masyarakat SE harus diterapkan dengan baik. jgn malah sebaliknya
Reply Retweet Like
heru purnomo 2 Nov 15
malah jadi komisaris kok. he he he...
Reply Retweet Like
Wiwin Eko Santoso 2 Nov 15
Replying to @BurhanMuhtadi
. Smoga Pasal 27 ayat 1, pasal 28G ayat 1, Psal 28I ayat 2,Psal 1 ayat 2 dr UUD '45 tetap jd acuan/ tamengnya. gmn mas Burhan?
Reply Retweet Like
Wiwin Eko Santoso 2 Nov 15
. Nah iya, gimana itu Obor, baru ingat lagi. Bs jd, gara2 itu,ucapan asal2an menggurita bak "budaya"..tagih ya
Reply Retweet Like
Eddy Kriting 2 Nov 15
Sepanjang aparat konsisten menempatkannya sbg "delik aduan", tdk ada masalah kan, mas? cc:
Reply Retweet Like
Nyoman Surawan 2 Nov 15
Khawatir? Buka mata, dengar, baca, dipahami, jelas semua mana kritik dan mana hujatan. Kita punya banyak ahli hukum
Reply Retweet Like
Wiwin Eko Santoso 2 Nov 15
. Oh ya, dulu mas Burhan kan termasuk yg kritis trhadap lembaga survey yg ngawur, itu gimana skrg?
Reply Retweet Like
Wiwin Eko Santoso 2 Nov 15
. Dampak lembaga survey ngawur itu jg mengarah kepd aksi yg potensial anarkis jg..repotnya,bs trulang lg?!
Reply Retweet Like
Nambi 2 Nov 15
malah aq lebih kawatir hate speech ini subyektif, pegertian satu orang dg lainnya bisa beda
Reply Retweet Like